• header
  • header

Selamat Datang di Website SMA ISLAM UBUDIYAH MANTANGAI | Terima kasih atas kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA ISLAM UBUDIYAH MANTANGAI

NPSN : 69830676

Jl. Muslimin RT.07 Mantangai Hilir Kec. Mantangai Kab. Kapuas Prov. Kalimantan Tengah 73553


info@smaislamubudiyahmantangai.sch.id

TLP : 081348378887


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat Anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Agenda

10 July 2020
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

Statistik


Total Hits : 258130
Pengunjung : 126279
Hari ini : 25
Hits hari ini : 63
Member Online : 14
IP : 3.228.21.204
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Marhaban Ya Ramadhan




Marhaban Ya Ramadhan. Tahun 2020 ini kita patut prihatin dan mengikuti anjuran pemerintah berkenaan dengan pendemi covid-19 dimana menjaga kesehatan tubuh dan menjaga jarak menjadi kunci utama apabila kita menginginkan wabah tersebut cepat berlalu dengan tetap terus melaksanakan semua perintah dari Allah yang diwajibkan kepada kita salah satunya berpuassa di bulan Ramadhan.


Marhaban Ya Ramadhan. Sebuah kalimat yang sering kita dengar ketika bulan penuh mulia ini akan hadir dalam kehidupan kita. Ada banyak cara orang menyambut bulan keberkahan ini. Ada yang melakukan pawai ramadhan, mengadakan tabligh akbar yang biasanya bertajuk: marhaban ya ramadhan.


Banyak orang mengartikan marhaban ya ramadhan sebagai selamat datang bulan ramadhan. Tapi tahukah kamu makna sebenarnya? Sebenarnya tidak salah apabila ada yang mengartikan marhaban dengan arti “selamat datang”. Tetapi makna dari kata tersebut tidak sesederhana itu. Marhaban diambil dari kata raheb yang berarti luas atau lebar. Kata ini biasanya diucapkan ketika ada tamu yang datang kemudian pemilik rumah menyambutnya dengan kata “marhaban”. Artinya tamu tersebut disambut dengan hati lapang penuh kegembiraan. Makna lain dari kata raheb adalah tempat perhentian musafir untuk memperbaiki kendaraan dan mengambil bekal perjalanan.


Kenapa kata marhaban disandingkan dengan Bulan Ramadhan? Karena Ramadhan adalah tamu yang agung. Ia pantas untuk disambut dengan penuh kegembiraan dan tentunya dengan hati yang lapang.nHadirnya Bulan Ramadhan memberikan kesadaran pada umat Islam bahwa inilah waktunya untuk memaksimalkan amal shalih.nKarena pada bulan ini segala amal pahalanya dilipatgandakan. Segala hal dimudahkan.


Ustadz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa kondisi terbaik untuk beramal adalah ketika kita sedang berpuasa. Karena ketika berpuasa diri kita akan terbentengi dengan segala macam kemaksiatan. Ingin marah tapi ingat lagi puasa, ingin berzinah tapi ingat lagi puasa, dan seterusnya. Dalam kondisi puasa juga amalan kita menjadi jauh lebih banyak yang bisa diamalkan. Seperti kalau jam makan siang yang biasanya kita makan bisa dimaksimalkan dengan membaca Al-Qur’an. Terlebih ketika Bulan Ramadhan. Dimana segala hal dikondisikan termasuk jam kerja. Kalau biasanya kita bekerja selama 8 jam, pada Bulan Ramadhan biasanya menjadi hanya 6 jam. Waktu yang tersisa tersebut bisa dimaksimalkan dengan memperbanyak amal shalih.


Melihat banyaknya peluang kebaikan yang bisa dikerjakan dan juga janji Allah akan pahala yang berlipat ganda tentunya membuat kita termotivasi dan menyambut bulan ini dengan penuh suka cita. Sehingga makna marhaban ya ramadhan tidak sekedar selamat datang Bulan Ramadhan. Tetapi juga sambutan selamat datang dengan hati yang lapang dan rasa bahagia yang sangat kepada tamu yang agung.


Demikianlah penjelasan kalimat marhaban ya ramadhan untuk kamu ketahui. Semoga penjelasan ini dapat memberikan manfaat dan wawasan tentang keislaman.



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas